Dimatamu aku takbermakna..
Tak punyai arti apa-apa..
kau hanya inginkanku kala kau perlu….
Tak pernah berubah…
Kadang ingin kutinggalkan semua ..
Perih hati kumenahan luka..
Di atas perih ini.. aku sendiri.. selalu sendiri….
Serpihan hati ini.. kupeluk erat….
akan kubawa.. sampai kumati..
Menahan rasa ini…. sendirian…
Ku tak tau mengapa aku tak bisa
melupakanmu….
Sungguh syair yang menyentuh dari band kesukaanku… UTOPIA… Aku rasa cukup bisa mewakili perasaanku dimalam ini…. Malam yang sangat menyedihkan buat aku….Karena untuk kesekiankalinya aku di sakiti dengan melihat orang yang paling aku benci.
Sungguh aku tak tahu lagi harus bagaimana menghadapi semua ini…..
Dan entah sampai kapan aku mampu bertahan dalam tekanan hidup ini.
Memang semua ini kesalahanku…. tapi… apakah aku salah seandainya aku tak ingin kehilangan dirinya ???
dan mencoba menata jalan yang terbaik menurut diriku ???
Agar asa dan cita kita dapat tergapai…???
Terkadang putus asa datang menggoda, membuang semua semangat untuk terus berusaha. Dan menyerah pada keadaan. Tapi jauh didalam hati ini , ada rasa yang tak tertahan, cinta yang terlanjur terpatri didalam jiwa . Telah menyatu bersama aliran darahku.. Merekat erat dalam hati sanubari. Sungguh satu dilema, saat harus memilih antara cinta dan harga diri…..
Haruskah kusingkirkan cinta demi harga diri , untuk kembali kedalam kesendirianku ??
Ataukah kubuang jauh harga diri , demi satu cinta yang selalu bergejolak ???
Ya Rabbi , tunjukkanlah yang terbaik untukku.

