Ku ingin mengingatmu kembali
Kita saling bercanda ditengah keseriusanTak tampak muka yang kusut, hanya senyuman di tengah kegelisahan
Harapan sirna karena kita malu dan tidak berani mengambil keputusan
Kupikir manusia bak merpati yang berpasangan
Yang bisa saling jatuh cinta hanya ditempatkan dalam sangkar yang sama
Tak melihat dunia luar dua minggu, cinta kan tumbuh
Ternyata tidak
kita bukanlah merpati yang begitu mudah mengenal pasangannya
Tautan hati kita bukan hitungan minggu
Tapi cinta telah bersemi entah berapa hitungan waktu
jika kutahu bahwa kutakkan pernah bisa melupakanmu
Tentu aku tak mau menyakiti dan disakiti
berpisah tak semudah debu yang ditiup angin
Rumah cinta telah kokoh
tak mungkin dipugar dan diroboh
Apakah kita jadikan museum saja agar orang menghampiri rumah cinta kita
dan semunya mengenang keindahan cinta kita
Cintaku telah tertanam di hati
Hanya bayang senyuman manis yang ada
Bercanda, tertawa dengan semua bayangmu di sudut hatiku
Ku tak mau mati karenamu
Tapi biarlah cintaku yang menghanyutkanku dalan buaian keindahan mimpi sore yang berujung gelapnya malam
Mungkinkah cintamu masih padaku
Dan suatu saat kubisa bersamamu?


Tidak ada komentar:
Posting Komentar